Lompat ke konten
Beranda » news » 7 Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal Dengan Mudah

7 Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal Dengan Mudah

Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal

Dengan banyaknya bermunculan Pinjol (Pinjaman Online) membuat kita perlu berfikir keras menggenai status pinjaman online tersebut. Dimana untuk Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal sendiri ada beberapa cara.

Pinjaman online mungkin menjadi solusi yang menarik untuk kamu yang sedang membutuhkan dana segar untuk berbagai kebutuhan. Kemudahan menggunakan pinjaman online nyatanya di manfaatkan oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab.

Para Pinjol Ilegal mereka berkedok memberikan pinjman pada pengguna. Namun bunga yang ditawarkan sangatlah tinggi dengan konsekuensi seperti penganjaman dan juga denda yang tinggi.

Pinjol ilegal sebenarnya sudah mulai di berantas oleh OJK dan pihak terkait. Namun nyatanya masih ada saja Pinjol ilegal yang bisa dengan mudah kita jumpai dengan mudah di Playstore.

Nah, Sama dengan Mengatasi Pinjol Gagal Bayar kamu bisa menggunakan beberapa cara jika pinjol tersebut ilegal. Untuk Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal sendiri sebenarnya sangatlah mudah dengan beberapa mekanisme.

Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal

Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal Dengan MudahJika kamu hendak mengajukan pinjaman online, jangan sampai ikut pinjol ilegal karena banyak sekali resikonya. Resiko pinjol ilegal inilah yang tentunya harus konsumen pinjaman online hindari.

Nah, kamu yang hendak mengajukan pinjaman online wajib terlebih dahulu cek legalitasnya. Berikut ini cicilan.id bakalan sampaikan informasi menggenai Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal selengkapnya.

1.Terdaftar di OJK

Jika pinjol ilegal maka tidak terdaftar di OJK. Namun sebaliknya jika pinjol tersebut terdaftar di OJK maka pinjol tersebut sudah resmi dan memiliki badan hukum yang kuat.

Kamu bisa mengecek pada laman yang di sediakan oleh OJK menggenai legalitas dari OJK yang terdaftar. Jika memang tidak ada maka sudah bisa di pastikan kalau Pinjol tersebut merupakan Pinjol ilegal.

2. Pinjol ilegal Menawarkan Pribadi

Pada umumnya Pinjol Ilegal menawarkan pinjaman dari SMS ke nomor pribadi. Dimana pinjaman online legal jelas tidak menawarkan pinjaman secara pribadi seperti mengirimkan SMS, Whastappp dan sebagainya.

Dimana banyak dari kita yang langsung tergiur akan SMS pinjaman online tanpa melakukan survey terlebih dahulu menggenai pinjaman tersebut. Nah. pinjol ilegal biasanya melakukan pesan Random ke banyak pengguna media sosial.

3. Seleksi Pinjol ilegal yang Mudah

Selanjtunya pada tahapan seleksi pinjaman online ilegal pada umumnya akan sangat mudah. Bandingkan saja dengan syarat pada Pinjol legal lainnya yang jelas-jelas akan dikenakan beberapa syarat yang cenderung ribet.

Pada pinjaman online ilegal pada umumnya akan di permudah dalam berbagai urusan pinjaman pengguna. Mulai dari verifikasi yang mudah sampai dengan proses pengajuan pinjaman yang juga sama mudahnya.

4. Bunga Pinjaman ilegal Tidak Jelas

Cara membedakan pinjaman online ilegal dan legal yang selanjutnya adalah pada bagian bunga pinjaman. Dimana untuk bunga pinjaman ilegal sendiri tentunya tidak jelas. Hal ini tentunya berbanding terbaling dengan jenis pinjaman legal yang memiliki bunga yang transparan.

Jika pinjol legal pastinya untuk bunga pinjaman dan denda akan jelas di tampilkan. Sedangkan untuk pinjol ilegal tidak akan di tampilkan, hal ini tentunya sangat merugikan terlebih dengan besaran bunga dari pinjol ilegal yang tinggi dan tidak di jelaskan pada awal pinjaman.

5. Memiliki Layanan Pengaduan

Jika pinjaman online legal, seperti Kredivo, akulaku dan Shopee pastinya memiliki layanan pengaduan. Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan pinjaman online ilegal yang tidak memiliki layanan pengaduan konsumen.

Hal ini seharunya sudah harus bisa kita waspadai pada saat hendak mengajukan pinjaman di aplikasi tersebut. Nah, saat kamu tidak mendapati no layanan pengaduan maka kamu patut curiga jika pinjaman terebut ilegal.

6. Memiliki Identitas Pengurus

Jika pinjol yang memiliki identitas pengurus yang lengkap, maka sudah bisa di pastikan pinjol tersebut legal. Namun jika pinjol tidak memiliki nama pengurus yang lengkap maka bisa di pastikan pinjol tersebut ilegal.

Pada laman situs biasanya akan muncul informasi menggenai identitas pengurus pinjol yang kamu gunakan. Nah, dari bagian ini saja sebenarnya kamu sudah bisa tahu kalau pinjol tersebut legal atau ilegal.

7. Pihak Penagihan Memiliki Sertifikat dari AFPI

Dengan sudah terdaftarnya pinjol legal ke badan hukum seperti OJK maka para DC (Depth Colector) sudah memiliki sertifikat AFPI. Yang mana sertifikat ini akan mampu mereka tujukan ke pada para nasabah yang hendak mereka Collect.

Nah, kamu juga wajib curiga jika ada DC yang hendak melakukan tagihan namun tidak memiliki sertifikat dari AFPI. Jadi dengan sertifikat yang dibawa oleh DC saja sudah bisa menunjukan kalau Pinjol tersebut legal atau tidak.

AHIR KATA

Jadi itu dia beberapa hal yang perlu kamu ketahui menggenai Cara Membedakan Pinjol Legal dan ilegal. Dimana cara tersebut sudah pasti akan bisa membedakan mana oinjol legal dan mana yang ilegal.

Semua jenis pinjol akan bisa kamu cek di laman resmi dari OJK, maka jangan ragu untuk melakukan pengecekan di laman OJK. Simak juga informasi menggenai Cara Mengaktifkan OVO Paylater pada ulasan sebelumnya dari cicilan.