3 Cara Menonaktifkan Kartu Kredit BNI Untuk Menutup Tagihan

Tidak semua nasabah Bank BNI bisa membuat kartu kredit. Bagi yang sudah membuatnya pasti akan terbantu dengan banyaknya keuntungan yang didapatkan. Namun kartu kredit bagai pisau bermata dua. Di sisi lain menguntungkan, dan sisi lainnya bisa merugikan. Bagi yang merasa dirugikan maka bisa mencoba cara menonaktifkan kartu kredit BNI berikut ini.

BNI memiliki beragam produk kartu kredit dengan limit berbeda-beda. Cara membuatnya tidaklah mudah, karena harus memenuhi persyaratan pendapatan minimum perbulan yang nilainya cukup besar bagi sebagian besar nasabah Bank BNI, terutama golongan menengah ke bawah. Bagi yang berhasil membuatnya maka harus memiliki manajemen keuangan yang baik.

Seperti yang kami sampaikan di atas, kartu kredit bagaikan pisau bermata dua. Sebab pemakaian kartu kredit bisa menjadi tak terkontrol sehingga menyebabkan tagihan per bulan membengkak. Semua tagihan harus dibayarkan agar tetap bisa menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi. Bagi yang tidak bisa bayar tagihan maka lebih baik menonaktifkan kartu yang dimiliki.

Bagi yang memiliki kemampuan finansial baik tentu tidak jadi masalah memiliki kartu kredit BNI. Yang paling penting mampu membayar tagihan dan biaya iuran per tahun. Biaya iuran kartu kredit tergantung jenis kartu. Namun menurut kami biayanya cukup besar sehingga sayang apabila kartu kredit tidak digunakan untuk bertransaksi.

Bagi yang sayang mengeluarkan uang untuk membayar biaya iuran kartu kredit, padahal kartu tidak digunakan maka lebih baik menonaktifkannya. Nah untuk mengetahui cara menonaktifkan kartu kredit BNI silahkan simak informasi cicilan.id berikut ini.

Tutorial Cara Menonaktifkan Kartu Kredit BNICara Menutup Kartu Kredit BNI

1. Lunasi Semua Tagihan

Yah, rata-rata pengguna kartu kredit menggunakan kartu miliknya untuk membeli barang dengan sistem cicilan. Cicilan menggunakan kartu kredit bisa mendapatkan bunga 0%. Inilah alasan utama mengapa banyak yang tertarik membuat kartu kredit. Bagi anda yang belum membuatnya maka bisa menyimak informasi sebelumnya mengenai “Cara Membuat Kartu Kredit BNI“.

Banyak kasus tagihan kartu kredit membengkak karena pemakaian diluar batas. Pengguna kartu kredit memang sering terlena dengan tawaran bunga 0% dan beragam kemudahan transaksi lainnya. Alhasil tagihan menjadi membengkan dan membuat limit habis.

Seiring berjalannya waktu mungkin kebiasaan menggunakan kartu kredit akan merugikan karena pemakain menjadi tidak terkontrol. Apabila mengalami hal ini maka lebih baik menonaktifkan kartu kredit BNI agar kedepannya tidak mengalami hal serupa.

Syarat agar bisa menonaktifkan kartu kredit BNI adalah harus melunasi semua tagihan. Hal ini wajib dilakukan apabila ingin menutup kartu kredit BNI. Semua tagihan harus lunas sampai limit kembali seperti semula. Setelah itu barulan bisa mengajukan penutupan kartu kredit.

Apabila ada cicilan yang masih beberapa bulan lagi maka harus terlebih dahulu meminta bantuan ke petugas BNI untuk menerbitkan semua tagihan.

2. Hubungi BNI Call

BNI Call

Silahkan hubungi BNI Call di nomor 1500046 untuk meminta bantuan agar semua tagihan yang belum dibayarkan bisa diterbitkan. Setelah itu tinggal membayar semua tagihan sampai limit kartu kredit kembali seperti semula. Jika sudah maka anda bisa kembali menghubungi BNI Call untuk mengajukan penutupan kartu kredit BNI.

Proses penutupan kartu kredit hanya bisa dilakukan apabila semua tagihan sudah dibayarkan. Jika masih ada tagihan yang terisa, meski cuma 1 Rupiah maka penutupan kartu kredit tidak bisa dilakukan. Selain itu, anda juga bisa meminta kepetugas BNI Call untuk menutup kartu kredit sementara atau permanen.

Jika nantinya masih membutuhkan kartu kredit untuk bertransaksi maka lebih baik menutup secara sementara. Sebab apabila ditutup permanen maka nantinya anda harus membuat kartu kredit dari awal lagi. Belum tentu pengajuan akan diterima, jadi lebih baik ditutup sementara saja.

Bagi yang sudah muak dengan tagihan kartu kredit yang membebani setiap bulannya maka tidak ada salahnya menonaktifkan kartu kredit secara permanen. Soal biaya tidak perlu khawatir, karena penutupan kartu kredit tidak akan dikenakan biaya sepeserpun. Hanya saja apabila melunasi tagihan lebih awal biasanya dikenakan pinalti.

3. Datang Ke Kantor Cabang BNI

Selain lewat BNI Call, anda juga bisa menonaktifkan kartu kredit BNI dengan cara datang langsung ke kantor cabang BNI terdekat. Petugas pasti akan membantu proses penonaktifan kartu kredit sampai berhasil. Nah untuk mengetahui lokasi kantor cabang terdekat, silahkan buka halaman https://www.bni.co.id/id-id/kontak/lokator/cabang.

Setelah kartu kredit berhasil dinonaktifkan maka anda tidak bisa lagi bertransaksi secara online ataupun offline. Jika anda sudah yakin 100% ingin menutup kartu kredit BNI maka hal tersebut tidak jadi masalah. Dengan menutup kartu kredit maka anda tidak perlu lagi khawatir tagihan membengkak dan harus membayar biaya iuran tahunan.

Kesimpulan

Bank BNI memudahkan semua nasabahnya dalam membuat ataupun menutup kartu kredit. Bagi yang ingin menutupnya maka tinggal melunasi semua tagihan, lalu menghubungi BNI Call di nomor 1500046 atau datang langsung ke kantor cabang terdekat.

Cukup sekian informasi cicilan.id seputar cara menonaktifkan kartu kredit BNI. Cara di atas tidak berbeda jauh dengan cara menutup kartu kredit Mandiri yang mengharuskan nasabah terlebih dahulu melunasi semua tagihan. Simak pula informasi lainnya mengenai Cara Kredit di Lazada Dengan Akulaku dan beragam artikel menarik lainnya.

Alecia

Founder dan CEO cicilan.id yang sebelumnya bekerja sebagai karyawan di Bank Swasta dan mengetahui seluk beluk dunia pinjaman di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *