21 Syarat KPR BTN Subsidi 2021 : Bunga dan Cara Pengajuan

Syarat KPR BTN Subsidi

Harga rumah dan tanah yang terus bertambah mahal membuat banyak orang memilih membeli rumah dengan sistem KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Hampir semua bank menyediakan pinjaman tersebut, tak terkecuali Bank BTN. Jenis pinjaman yang ditawarkan juga beragam dan salah satunya adalah KPR BTN Subsidi.

Bagi yang tertarik mengajukan pinjaman ini, maka wajib mengetahui semua syarat KPR BTN Subsidi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, mulai dari syarat dokumen, penghasilan, hingga persyaratan umum lainya.

Tidak semua nasabah Bank BTN bisa mengajukan pinjaman KPR Subsidi. Sebab pinjaman ini hanya khusus diberikan untuk nasabah yang belum memiliki rumah dan belum pernah mendapatkan bantuan subsidi KPR.

Dengan adanya subsidi maka angsuran KPR BTN menjadi lebih ringan. Selain itu, nasabah juga akan mendapatkan subsidi bantuan uang muka sebesar Rp. 4 Juta, khusus untuk rumah tapak.

Yah, pinjaman ini memang membutuhkan uang muka. Untungnya uang muka KPR BTN Subsidi sangat ringan, yakni mulai dari 1%. Selain keuntungan tersebut, nasabah juga mendapatkan bebas premi asuransi dan PPN.

Yah, ada banyak sekali kentungan jika mengajukan pinjaman KPR BTN Subsidi. Nah bagi yang tertarik mendapatkan semua keuntungan tersebut, silahkan simak informasi cara pengajuan dan syarat KPR BTN Subsidi pada artikel cicilan.id berikut ini.

Syarat KPR BTN Subsidi

Syarat Subsidi KPR BTN

Bank BTN tidak hanya menyediakan pinjaman KPR Subsidi saja, namun juga ada KPR BP2BT, KPR Mikro, dan KPR Platinum. Nah apabila mencari pinjaman KPR dengan suku bunga paling ringan maka anda harus memilih KPR Subsidi.

Bank BTN memberikan subsidi bunga yang menjadikan angsuran KPR BTN Subsidi menjadi lebih ringan. Namun agar bisa mendapatkan subsidi tersebut, maka nasabah harus memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan Bank BTN.

Ada beragam persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk mengetahui apa saja persyaratan KPR BTN Subsidi, silahkan simak berikut ini.

Persyaratan Umum

  1. Merupakan Warga Negara Indonesia
  2. Berumur minimal 21 tahun atau sudah menikah
  3. Usia maksimal saat kredit jatuh tempo adalah 65 tahun.
  4. Khusus untuk ASABRI harus mendapatkan rekomendasi dari YKPP agar usia maksimal saat kredit jatuh tempo mencapai 80 tahun.
  5. KPR BTN Subsidi hanya diberikan untuk pasangan (suami/istri) yang tidak memiliki rumah dan belum pernah mendapatkan subsidi pemerintah untuk kepemilikan rumah
  6. Gaji pokok untuk pengajuan Rumah Sejahtera Tapak maksimal Rp. 4 Juta dan untuk Rumah Sejahtera Susuk maksimal Rp. 7 Juta per bulan
  7. Memiliki e-KTP dan terdaftar di Dukcapil
  8. Nasabah wajib memiliki NPWP dan SPT Tahunan
  9. Spesifikasi rumah harus sesuai dengan peraturan pemerintah
  10. Nasabah harus memilih developer perumahan yang telah terdaftar di Kementrian PUPR.

Persyaratan Dokumen

  1. Fotocopy e-KTP
  2. Fotocopy Kartu Keluarga
  3. Fotocopy Surat Nikah/Cerai
  4. Formulir pengajuan kredit KPR BTN Subsidi yang dilengkapi Pas Photo terbaru (Pemohon dan Pasangan)
  5. Dokumen penghasilan berupa slip gaji terakhir untuk pegawai atau dokumen lainnya yang disediakan dengan profesi nasaah
  6. Rekening koran 3 bulan terkahir
  7. Fotocopy NPWP atau SPT PPh 21
  8. Surat pernyataan penghasilan
  9. Surat pernyataan tidak memiliki rumah
  10. Surat keterangan domisili apabila alamat rumah tidak sesuai dengan KTP
  11. Sertifikat Rumah

Persyaratan dokumen yang dibutuhkan memang cukup banyak. Nah yang perlu diperhatikan adalah dokumen terkait bukti penghasilan. Dimana untuk pegawai harus menyertakan slip gaji terkahir atau surat keterangan penghasilan.

Sedangkan untuk yang bekerja diinstansi bisa menggunakan Fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja. Kemudian bagi nasabah yang bekerja sebagai Wiraswasta bisa menggunakan SIUP, TDP, dan laporan catatan keuangan 3 bulan terkahir.

Lalu bagaimana jika bekerja sebagai Pekerja Mandiri (Profesional)? Untuk pekerja mandiri bisa menggunakan fotocopy izin praktek. Owh yah, masih ada satu lagi syarat KPR BTN Subsidi, yakni Sertifikat Rumah.

Sertifikat Rumah akan digunakan sebagai jaminan. Dokumen berharga tersebut akan ditahan oleh pihak Bank sampai kredit lunas. Untungnya nasabah bebas memilih jangka waktu kredit yang diinginkan.

Meskipun bebas memilih, namun jangka waktu maksimal pinjaman KPR BTN Subsidi adalah mencapai 20 tahun. Semakin lama jangka waktu pinjaman KPR BTN Subsidi maka bunganya semakin besar. Dimana bunganya adalah sebagai berikut.

Bunga KPR BTN Subsidi

Jika dibanding pinjaman KPR BTN lainnya, tentu suku bunga KPR BTN Subsidi jauh lebih rendah. Sebab pinjaman ini mendapatkan subsidi dari pemerintah terkait untuk kepemilikan rumah.

Adapun suku bunga KPR BTN Subsidi adalah 5,00% fixed sepanjang jangka waktu kredit. Selain bunga, nasabah juga akan dikenakan biaya Provisi sebesar 0.50% dan biaya administrasi Rp. 250.000

Apabila ingin pinjaman KPR tanpa biaya provisi dan adminstrasi, kami sarankan untuk memilih KPR BTN Syariah Bersubsidi. Syarat yang dibutuhkan hampir sama, dan untuk mengetahuinya silahkan simak pada artikel  Syarat KPR BTN Syariah Bersubsidi.

Cara Pengajuan KPR Subsidi

Cara Pengajuan KPR BTN Bersubsidi

Setelah mengetahui semua syarat pinjaman KPR Subsidi dari Bank BTN, selanjutnya mari kita membahas mengenai cara pengajuan pinjaman tersebut. Caranya sangat mudah dan untuk mengetahui prosedurnya silahkan simak di bawah ini.

  1. Pertama, silahkan tentukan lokasi rumah yang diinginkan. Pastikan memilih devoloper yang telah terdaftar di Kementrian PUPR dan memilih perumahan bersubsidi sesuai dengan peraturan pemerintah
  2. Jika sudah menemukan lokasi rumah yang tepat, maka selanjutnya tinggal mempersiapkan semua persyaratan dokumen di atas.
  3. Kemudian tinggal datang ke kantor cabang Bank BTN terdekat untuk menyerahkan dokumen permohonan KPR BTN Subsidi.
  4. Setelah itu permohonan akan diproses oleh Bank BTN.
  5. Apabila permohonan KPR BTN Subsidi di setujui maka selanjutnya mempersiapkan dana untuk membayar uang muka
  6. Berikutnya tinggal melakukan Akad Kredit sebagai kesepakatan pinjaman KPR Bank BTN.
  7. Kemudian mulai proses pencairan pinjaman KPR Bank BTN Subsidi

Bank BTN akan terlebih dahulu memverifikasi data yang diajukan pemohon KPR sebelum memutuskan, apakah pengajuan disetujui atau tidak. Prosesnya mungkin butuh beberapa hari karena harus melakukan analisa kelayakan pemohon melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Kesimpulan

Bank BTN tidak akan asal-asalan memberikan pinjaman KPR Subsidi kepada semua orang. Nasabah wajib memenuhi semua persyaratan di atas agar pengajuan dapat disetujui. Nah setelah pengajuan disetujui maka nasabah bisa langsung mendapatkan pinjaman yang nantinya digunakan untuk membayar pembelian rumah bersubsidi.

Nasabah memiliki kewajiban untuk membayar angsuran secara tepat waktu dan dilarang untuk menyewakan dan mengalihkan kepemilikan rumah sampai dengan 5 tahun untuk rumah tapak dan 20 tahun untuk rumah susun. Nah untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai pinjaman KPR BTN Subsidi, silahkan buka website www.btn.co.id.

Cukup sekian informasi cicilan.id pada kesempatan kali ini. Semoga informasi seputar syarat KPR BTN Subsidi di atas bisa menjadi referensi bagi yang ingin memilih rumah secara mudah. Simak pula artikel sebelumnya mengenai Cara Cek Sisa Angsuran Adira Finance dan beragam artikel lainnya.

Founder dan CEO cicilan.id yang sebelumnya bekerja sebagai karyawan di Bank Swasta dan mengetahui seluk beluk dunia pinjaman di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *